Ruang Hening

Tersekap di sini. Mendengarkan orang-orang bernyanyi. Dengan lampu berkelip aneh yang temaram. Tak nyaman. Ruang pelepas penat tak mesti seragam. Kenyamanan tak bisa dibentuk-bentuk. Suka ya suka. Tidak ya tidak. Dan tak mesti harus selalu ada kompromi. Karena setiap kita punya caranya sendiri untuk merasa tenang, nyaman. Ruangku bernama hening. Tak pernah kupaksa siapapun untuk ikut menikmatinya.

(NJ)

-Sarang, 21 September 2012-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s