Pelajaran dari sahabat

+ …… apa pertimbanganmu?

–  Bener-bener pengen belajar semuanya. Tanggungjawab juga. Kalau ngandelin orang lain di mana belajarnya?

Membayangkan betapa pikiran, tenaga, waktu dan segalanya harus dibagi ke beberapa hal yang sama pentingnya saja, sudah membuatku tertular pusingmu. Apalagi bagi kau yang menjalaninya. Dalam segala keterbatasan dan kepusinganmu itu, lalu jalan pintas datang (bahkan aku sempat berpikir itu jalan keluar yang disodorkan Tuhan). Tapi kau malah menolaknya dengan ringan, detik itu juga. Penolakan yang utuh, bukan karena keterpaksaan atau niat separuh. Tanpa sempat ragu atau berpikir ulang.

Satu saat nanti, kalau kekuatanmu misalnya meluruh, ingat-ingatlah percakapan kita kemarin itu. Setidaknya keteguhanmu ikut menjadi mantra buatku,  bahwa kita harus belajar tangguh sekuatnya. Berusaha sendiri tanpa harus mengandalkan orang lain.

Selamat belajar sahabat. Kau pasti berhasil.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s