Kelas Menulis Pak Saur Hutabarat (2)

MENULIS EDITORIAL

JUDUL

  • Judul harus memperlihatkan sikap.
  • Hindari judul yang berbau nasihat.

KALIMAT

  • Pertahankan energi tulisan hingga ending tetap menggigit.
  • Hindari kalimat klise.
  • Kalimat retorik tidak boleh terlalu sering dipakai di editorial.
  • Menulis itu clear kalau jelas apa yang kita pikirkan.
  • Di editorial derajat teknis belum tentu diperlukan.
  • Tulisan itu harus dibungkus baik hingga orang membaca sampai selesai. Yang gagal itu kalau (pembaca) hanya baca di awal dan tidak diteruskan. Padahal kita mau membuka pikiran orang. bagaimana kita membungkusnya, menulisnya, ya itu tantangannya. Bergumul dengan kalimat. Pertarungan ini yang kadang bikin kepala kita berkerut.
  • Tulisan harus disampaikan dengan kalimat editorial, bukan kalimat seorang guru atau kiyai.

PENYEBUTAN NAMA

  • Ketika kau menyebut nama, pertarungannya adalah apakah kau bisa mempertanggungjawabkannya? Kalau syarat ruang publik sudah terpenuhi, kenapa tidak. Itu tidak dosa. Asalkan sudah diuji di ruang publik. Kalau belum selesai di ruang publik kau sebut-sebut namanya, itu gombal namanya. Nanti dikira ada pesanan.

ARGUMENTASI

  • Kalau sikap tidak tegas, nanti argumentasi bisa mencla-mencle.
  • Berhenti pada gejala, yang harus dieksplorasi itu solusi.
  • Harus jelas, apa topiknya, sikap kita apa, argumentasinya gimana.
  • Di editorial tidak boleh ada pendapat pribadi, karena itu sikap institusi.
  • Salah satu yang lemah dalam argumentasi adalah menggunakan negasi. Menegasikan itu belum tentu menjawab persoalan. Contoh :Ekonomi pancasila adalah bukan ekonomi liberalisme, bukan kapitalisme. Lalu apaaa???
  • Editorial harus mendorong diambilnya kebijakan yang simultan. Ketika mengangkat permasalahan, tidak boleh berkutat di situ saja. Coba dilebarkan, simultan menjadi kuncinya. Hati-hati juga kalau melihat terlalu lebar bisa menyebabkan cair, sehingga rapuh. Harus ada yang mengkristal.
  • Hati-hati dengan generalisasi sehingga dia melampaui kenyataan. Sering kita melakukan over generalisasi sehingga gagal. Seharusnya diuji dulu, diperiksa, tidakkah ini berlebihan atau bombastis.
  • Sangat berbahaya memiliki pengetahuan yang umum, general, tapi salah. Please.., jangan sampai kita berpandangan umum dan merasa benar. Kita harus menganggap diri kita awam.
  • Jangan biarkan pernyataan tanpa didukung argumentasi. Bersikap tanpa argumentasi yang kaya akan jadi kekanak-kanakan.
  • Semua yang bersifat argumentasi memiliki dua watak. Pertama, kemampuan dia menjelaskan persoalan sehingga menjadi terang benderang. Sehingga orang mengerti oh.. begitu toh duduk perkaranya. Jadi menjelaskan kenyataan. Kedua, teori dan argumnentasi yang mampu membaca ke depan, prediksi.
  • Kekayaan editorial argumentasinya tidak boleh ditulis dengan cara ilmuwan. Tetap berbahasa jurnalistik. Editorial tetap karya jurnalistik. Walaupun di belakangnya ada argumentasi yang bersifat akademik.
  • Jangan ada lompatan pikiran, jangan sok tahu. Apa yang kongkrit solusinya. Itu saja urusannya. ‘Who’ dan ‘what’ saja. Kalau mau tambahkan ‘who’ boleh. Siapa, bagaimana caranya untuk melaksanakannya. Harus tertib pikirannya.
  • Hati-hati dalam pengambilan kesimpulan yang umum dan bersifat absolut.

 

 

 

One thought on “Kelas Menulis Pak Saur Hutabarat (2)

  1. Soal penyebutan nama: “Ketika kau menyebut nama, pertarungannya adalah apakah kau bisa mempertanggungjawabkannya? Kalau syarat ruang publik sudah terpenuhi, kenapa tidak. Itu tidak dosa. Asalkan sudah diuji di ruang publik. Kalau belum selesai di ruang publik kau sebut-sebut namanya, itu gombal namanya. Nanti dikira ada pesanan.” itu yg disebut syarat ruang publik harus terpenuhi itu gimana maxutnya? kurang paham sayah. mohon pencerahannya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s