BLUR-Kita pernah mengalami ini (Bill Kovac dan Tom Rosenstiel)

(13) Setiap perubahan dalam komunikasi populer diikuti pembaruan ketegangan antara dua ujung pengetahuan atau cara untuk mencoba memahami eksistensi : ketegangan antara pengetahuan berlandaskan pengamatan serta pengalaman versus pengetahuan berlandaskan kepercayaan dan keyakinan-ketegangan antara fakta dan keyakinan.

Tantangan kita sebagai warga saat ini adalah memahami dan belajar, karena porsi kekuasaan lebih banyak diberikan kepada diri kita sendiri masing-masing, bagaimana menggunakan kekuasaan itu dan tak disia-siakan olehnya.

(21) Media cetak pertama yang jadi korban keberadaan berita TV adalah koran sore, yang umumnya ditujukan pada pekerja kantoran yang berangkat kerja lebih pagi dan baru membaca berita di sore hari. kebanyakan berita televisi ditayangkan petang, dan dengan kecepatannya menyisir berita memungkinkan berita utama muncul mendekati gaya berita pendek dan santai ala koran sore. Kehadiran TV juga memaksa koran bertahan dengan lebih dalam dan analitis, menargetkan penduduk yang lebih kaya dan berpendidikan.

USA Today, mulai 1981, banyak mengadopsi tampilan TV, menampilkan halaman yang lebih berwarna, tulisan ringkas nan “cerdas” dan menyajikan kota di pinggir halaman mirip tampilan TV. Koran nasional yang sudah mapan seperti New York Times, di sisi lain, menawarkan format baru analisis mendalam yang mengawinkan liputan berita keras faktual dengan detil analisis yang dibangun berdasarkan pengalaman, pengamatan, dan kesimpulan reporternya. Los Angeles Times membuat pendekatan yang nyaris paradox: konsep majalah harian yang liputan dan tulisannya sangat dalam sehingga menerabas batas koran harian.

(24) Kebanyakan media tradisional mencatat pertumbuhan audiens. Krisis media tradisional akibat perubahan teknologi lebih terkait dengan pendapatan. Teknologi telah mengurangi iklan di media tradisional. Kebanyakan pengiklan tak lagi butuh berita sebagai sarana mencapai audiens mereka.

Apapun struktur berita di masa depan, sejarah komunikasi menunjukkan bahwa teknologi lama tak akan hilang. Mereka hanya berubah, menjadi lebih kecil dan memainkan peran berbeda. Sejarah komunikasi memperlihatkan bahwa teknologi baru tak mengubah sifat dasar manusia. Mereka hanya memungkinkan kita mengekspresikan dan memenuhi rasa ingin tahu tentang dunia dengan cara berbeda. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s