BLUR-Epilog (Bill Kovac dan Tom Rosenstiel)

(207) Ketika semua berita datang dari sumber lingkaran kedua, orang berhenti merespon kebenaran, dan hanya merespon pendapat. Lingkungan tempat mereka beraksi bukanlah realitas, melainkan lingkungan semua berisi laporan, rumor dan tebakan. Seluruh referensi pemikiran berasal dari pernyataan orang, bukan dari fakta.

(209) Pers yang bisa menyentuh lebih banyak orang secara lebih penuh tak akan menjadi pers bodoh dengan menjadi kian populis. Ia justru akan jadi pers yang mampu, dengan lebih banyak sumber daya, lebih banyak orang untuk mengumpulkan berita, dan lebih banyak kecakapan. Pers yang hanya menyasar kaum elit, karena lebih muda, adalah pers yang tak hanya menjatuhkan tugas dan tanggung jawab konstitusionalnya yang lebih luas. Ia bisa dikatakan mencari jalan pintas. Ia berhenti mencita-citakan jurnalisme yang lebih baik.

(210) Prose situ kini menjadi milik publik. Meja makannya adalah web. Dan wartawan harus berada di tengah orang-orang, membedah pekerjaan yang dulu tak bisa diakses warga, kadang panen pujian dan kadang kecurigaan.

(211) Jurang informasi abad ke-21 bukanlah antara siapa yang punya akses internet dan yang tidak, melainkan antara yang bisa menciptakan pengetahuan dan mereka yang sekadar menjalankan proses mengiyakan prasangka, tanpa mau berkembang dan belajar. Ia adalah jurang pemisah antara alasan dan takhayul.

++++

OKEEEEIII saripati Blur sudah selesai. Setelah serapan dan internalisasi dalam diri, semoga bisa diimplementasikan. Harus bisa liputan dan menulis lebih baik. Semangattttt…!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s