Bumi Belajar Makan (1): Mariii Belanja Peralatan Makan

20141204(2)

Rasa antusias dan tak sabar meledak-ledak menunggu Bumi masuk usia 6 bulan. Saat itu, Bumi akan mulai belajar makan.

Sebulan sebelum waktunya, kami mulai belanja peralatan makan bayi untuk Bumi. Selain karena tak sabar, belanja dilakukan jauh hari juga untuk pertimbangan pengelolaan keuangan. Kalau semua kebutuhan dibeli sekaligus, bisa jebol keuangan…

Di satu hari libur, pergilah kami ke toko perlengkapan bayi di jalan Surya Kencana, Bogor. Ada satu toko yang menjadi tempat belanja keperluan Bumi dari sebelum dia lahir. Barang dagangan di toko itu lumayan lengkap dan harga-harganya lebih murah daripada belanja di mall atau toko online.

“Perlengkapan dan peralatan bayi yang mulai makan apa aja ya, Mbak?” tanyaku pada salah seorang pegawai toko.

Lalu si Mbak menunjukkan deretan kotak-kotak berisi peralatan makan bayi. Aku menunjuk satu set yang paling lengkap isinya. Merk yang sudah terjamin keamanan dan mutunya untuk dipakai bayi. Akhirnya itulah yang kami beli. Isinya ada piring besar, piring kecil, mangkuk, sendok panjang, sendok pendek dan gelas untuk belajar minum.

Lalu kutanya lagi, apa saja yang dibutuhkan bayi yang mulai belajar makan? Si Mbak kemudian menawarkan celemek bayi. Ah, sudah punya kalau itu. Bumi punya satu celemek cokelat muda hadiah dari Wa Umi. Kurang-kurangnya, bisa pakai popok kain yang dulu dia pakai waktu baru lahir. Sayang masih pada bagus. Bersih koook kan sudah dicuci😀.

Dasar orang tua baru.. Belum banyak pengetahuan dan pengalaman.. Merasanya satu set peralatan makan yang dibeli itu sudah cukup menjadi bekal Bumi untuk belajar makannya. Tapi ternyata setelah ngobrol dengan beberapa orang tua muda dan membaca buku, masih banyaaak hal yang harus disiapkan. Peralatan makan tadi hanya segelintir saja.

Dulu kami adalah generasi bubur instant. Memulai makan dengan bubur bubuk yang tinggal dicampur air panas sebelum disajikan. Tinggal pilih rasanya saja, mana yang disuka. Ada rasa beras merah, kacang hijau, tim ati ayam, humm.. Apa lagi ya.. Ingatnya itu saja.

Sekarang bubur instant sudah nggak musim lagi. Anak-anak jaman sekarang makan makanan yang lebih sehat. Bubur dan sari buah (pure) buatan rumahan. Disiapkan sendiri. Karena itu, peralatan yang dibutuhkan lebih banyak. Mulai dari panci, kukusan, blender dan lain-lain. Karena semua harus steril, jadi tidak boleh dicampur dengan peralatan untuk masak sehari-hari. Jadi masih banyak hal yang harus dibeli.

Kurang lebih, ini peralatan yang dibutuhkan untuk bayi yang memulai makan. Mari dicekidot yooo…

1. Kukusan / dandang

Ini dipakai buat mengukus sayuran, ikan dan daging.

2. Blender / food processor

Pakai blender bisa mempermudah dan mempercepat proses penghalusan tekstur makanan. Beberapa jenus makanan bayi yang sudah dihaluskan menggunakan blender, mungkin perlu disaring dan ditambahkan air matang sebelum diberikan pada bayi.

3. Panci kecil

Panci dipakai buat masak buburnya dong.

4. Saringan

Untuk bayi yang baruuu banget belajar makan. Semua makanannya harus disaring sampai benar-benar halus. Karena mereka selama ini terbiasa dengan susu yang lebih cair. Biar nggak kaget peralihan ke makanan padat, makanan yang halus selain mudah dicerna akan membuat bayi lebih cepat beradaptasi.

5. Tadah makan / celemek

Supaya makannya nggak belepotan di baju. Sayang bajunya, karena beberapa bekas makanan seperti buah-buahan agak susah dibersihkan. Perlu usaha ekstra keras membersihkan tuntas bekas makanan pakai deterjen khusus bayi.

6. Kursi makan

Kalau Bumi sih cukup di bounchernya ajah sudah nyaman. Bisa sambil main dan ngobrol sama Ibu. Atau kalau lagi pengen makan di kebun, Bumi duduk di keretanya. Pokoknya usahakan jangan makan sambil digendong. Kita sendiri yang repot nanti kalau dia ketagihan minta gendong tiap makan.

7. Sendok makan khusus bayi

8. Mangkuk kecil, piring khusus untuk bayi

9. Cangkir bermoncong / bercorong yang ada pegangannya. Untuk belajar minum

Okee mari kita belanja Bumi \o/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s