Bumi Belajar Makan (2): Persiapan Makan Bubu Chan

20141203(3)

Naaah… Tiba harinya Bumi mulai belajar makan. Hari itu sepekan sebelum umur Bumi 6 bulan. Seorang kakak sepupu malah mulai memberi anaknya makan umur 5,5 bulan, atas saran dokter tentunya. Berdasarkan pengalamannya (dan karena sudah tak sabar), maka kami mulai memberi makan Bumi sepekan lebih awal.

Hari Minggu di pertengahan Oktober, saat Àyah Ibu sedang libur, Bumi memulai makannya. Aku menyiapkan bouncher dialasi bedong supaya nggak lengket kena bekas makanan. Lalu menyiapkan mainan-mainan kesukaan Bumi, supaya dia anteng. Karena Bumi cepat merasa bosan kalau menganggur saat duduk di bouncher.

Kalau Ayah, sudah siap dengan hapenya. Siap memutar lagu anak-anak untuk menggembirakan hati Bumi, juga merekam dan memotret moment pertama bagi kami bertiga.

Lalu selain menyiapkan makanannya, siapkan juga air minum. Air bening saja supaya nggak enek. Kalau aku menyiapkan air minum di gelas dan di botol susunya. Air di gelas untuk diambil sesendok-sesendok membantu Bumi menelan makanannya. Kalau yang di botol, siap-siap aja kalau-kalau Bumi haus dan ingin minum yang banyak.

Nah.. Setelah semuanya itu… Bumi duduk anteng di bouncher, dipakaikan celemek dari Wa Umi. Celemeknya sudah nggak bisa dikancing di leher, sudah nggak muat karena Buminya bongsor. Haha…

Kami memulai dengan biskuit bayi. Bumi menatap antusias biskuit yang disodorkan Ibunya. Pelan-pelan tangannya menggapai dan menangkap biskuit itu. Dimasukkan ke mulutnya seperti kalau ia sedang main ‘kunyahan’. Dikecap-kecap penasaran.

Wah… Ternyata enyaak! Sebentar kemudian Bumi pun lahap, bersemangat memasukkan biskuit ke mulutnya. Biskuit yang lumer belepotan di hidung, pipi, jari-jari dan dadanya. Pegangannya yang belum mantap bikin biskuit sesekali terlepas. Kalau sudah begitu Bumi langsung mewek, kakinya menendang-nendang marah. Mungkin dikiranya biskuitnya diambil. Setelah biskuit dikembalikan ke tangannya, Hap! Bumi langsung anteng. Matanya fokus pada biskuit dan mulai berusaha makan lagi.

Wa Umi sudah bilang, saat memulai makan dia pasti akan cemong-cemong belepotan makanan. Biarin aja.. Namanya juga belajar makan. Kita juga seneng ngeliatnya mulai makan.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s